Selasa, 14 Juli 2020

Les TPA Bappenas Jakarta

Les TPA Bappenas Jakarta







Les TPA Bappenas Jakarta – Tes TPA OTO Bappenas diseggarakan oleh penyelenggara tunggal yakni Unit Usaha Otonom Penyelenggara Koperasi Pegawai Bappenas (UUO  PT Koperasi Bappenas) yang didirikan khusus untuk mengganti peran lembaga yag dahulu bernama Overseas Training Office (OTO) Bappenas, sejak ditutupnya Unit Usaha Pelayanan Penyelenggara Tes (UPP) TPA OTO Bappenas.



Selain TPA,  UUO PT Bappenas juga melayani jasa dan konsultasi penyelenggaraan Tes Potensi Intelektual Umum (TPIU), Tes Kemampuan Umum (TPU) dan Tes Bahasa Inggris. TPA dapat juga diselenggarakan di kota lain atas permintaan lembaga. Untuk perseorangan, dapat mendaftar TPA individual yang dilaksankan secara rutin, minimal 1 kali perbulan di Jakarta.

Lalu apa beda TPA, TPU, Tes Kemampuan Umum/Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Tes Bahasa Inggris?


Tes Bahasa Inggris

UUO PT Koperasi Bappenas juga menyelenggarakan TOEFL ITP, tes prediksi TOEFL dan lainnya.

Tes Kemampuan Umum/Tes Kemampuan Dasar (TKD)

Tes Kemampuan Umum (TPU) dan Tes Kemampuan Dasar (TKD) adalah alat tes yang dirancang untuk mengukur karakteristik umum calon pegawai yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima pegawai bersangkutan. TKU/TKD merupakan alat tes yang memodifikasi spesifikasi TPA dan TPIU OTO Bappenas.



Tes Potensi Intelektual Umum (TPIU)

Tes Potensi Intelektual Umum ini digunakan untuk menyeleksi calon mahasiswa S1. Tes ini dimaksudkan untuk mengukur potensi yang dianggap mendasari kemungkinan keberhasilan seseorang jika yang bersangkutan belajar di jenjang perguruan tinggi/sarjana (S1) atau memangku jabatan yang memerlukan kemampuan intelektual setara dengan kemampuan yang diperlukan untuk belajar di jenjang tersebut.


TPIU mirip dengan TPA yakni terdiri dari 3 subtes: verbal, kuantitatif dan penalaran. Namun berbeda dengan TPA waktu yang disediakan untuk mengerjakan soal TPIU adalah 120 menit dengan soal tiap sub tes berjumlah 50 soal/waktu 40 menit).



Tes Potensi Akademik (TPA)

Bappenas melalui Unit Usaha Otonom Penyelenggara Tes (UUO PT) telah mengembangkan alat seleksi yang dinamakan Tes Potensi Akademik (TPA). TPA dirancang untuk mengungkap potensi intelektual, yang dianggap mendasari kemungkinan keberhasilan seseorang jika yang bersangkutan mengikuti jenjang pendidikan S2 atau S3.


Keberhasilan belajar pada jenjang setingkat pascasarjana yang diyakini sangat dipengaruhi oleh tiga kemampuan dasar yakni kemampuan verbal, kuantitatif dan penalaran sehingga TPA terdiri adtas 3 Subtes: Verbal (90 soal), Kuantitatif (90 soal) dan penalaran (70 soal), masing-masing subtes dikerjakan secara berurutan dalam waktu satu jam untuk setiap subtesnya.

TPA memiliki acuan nasional, dengan range skor total TPA dari 200 hingga 800 dengan nilai rata-rata simpangan baku 100. Sedangkan skor untuk masing-masing sub tes berkisar antara 20-80. Masa berlakunya adalah 2 tahun sejak tanggal tes.


Jika Anda berminat mengikuti Tes Potensi Akademik, ada baiknyamengikuti pelatihan satu hari untuk persiapan dalam menghadapi TPA. Jika Anda Les TPA Bappenas Jakarta silahkan hubungi WhatsApp 0821 4324 7049





Mengapa Pelatihan Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan  bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang  baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor  yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda;  peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan  peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa. Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi  seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll,  maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting  agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.



Pelatihan ini Untuk Siapa ?

Mereka yang merasa perlu mempersiapkan menghadapi  Tes Potensi Akademik untuk mencapai skor yang diharapkan (Seleksi Beasiswa S-2/S-3/ Seleksi BUMN Pertamina, Perbankan maupun persyaratan diklat penjenjangan dan seleksi CPNS).



Manfaat Pelatihan Apa Saja ?

Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan, hasilnya sebagian besar peserta TPA skornya meningkat tajam. Selain itu keuntungan lainnya adalah : Nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.


Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Dengan mengikuti Kursus TPA (Tes Potensi Akademik) yang akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi TPA.


Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Baik materi ataupun model TPA selalu di update/direvisi mengikuti perubahan materi dan model penyelenggara TPA lainnya. Dengan revisi rutin peserta lebih siap mengikuti tes TPA dari berbagai lembaga penyelenggara. Instruktur berpengalaman & sebagian besar berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.


Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal. Waktu Pelatihan Reguler setiap hari libur kerja Sabtu/Minggu pada setiap minggunya mulai Pukul 08.00 s.d 16.30 WIB


Info Les TPA Bappenas Jakarta lebih lanjut silahkan Whatsapp




Les TPA Bappenas Jakarta

Kamis, 18 Juni 2020

Tes Potensi Akademik Bappenas

Tes Potensi Akademik Bappenas





TPA BAPPENAS atau Tes potensi akademik Bappenas merupakan sebuah tes yang secara khusus digunakan untuk mengetahui serta mengevaluasi kemampan seseorang yang ingin masuk ke dalam jenjang pendidikan selanjutnya, melakukan pendaftaran beasiswa, menjadi pegawai atau karyawan, dan beberapa kategori lainnya. Tes ini merupakan tes yang bisa dilakukan secara berkelompok atau organisasi, dan juga perorangan.




Bagi teman-teman yang mendaftar S2 atau S3 pasti diawal-awal harus mengikuti beberapa rangkaian test. Salah satu yang harus diikuti adalah TPA. Test Potensi Akademik atau TPA biasanya digunakan untuk mengukur bakat dan kemampuan seseorang dalam bidang keilmuan.



Materi Tes Potensi Akademik Bappenas

TPA BAPPENAS sendiri dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

  1. Penalaran Verbal

Dalam test penalaran verbal sering kali yang keluar merupakan istilah istilah baru yang jarang kita jumpai pada kegiatan kita sehari-hari. Tips untuk mengerjakan soal ini bisa dengan memulai membaca berita baik di koran atau situs-situs berita.

  1. Kuantitatif

Test TPA ini sangat menghabiskan waktu. Dalam test kuantitatif akan diuji kecepatan menghitung dan mempelajari pola deret angka. Pada saat saya test TPA kemarin, saya menyisakan 40 soal, terpaksa pengawuranpun bertindak. Saran bagi teman-teman agar mengerjakan bagian deret angka dan bagian yang mempunyai pilihan x>y, x<y, x=y.

  1. Penalaran

Pada test Penalaran kita dituntut untuk mengasah logika kita dimana soal-soalnya berisi tentang logika analisa dan logika gambar. Pada Tes Potensi Akademik Bappenas, logika analisa harus dilatih dengan sering-sering mengerjakan latihan soal sedangkan untuk logika gambar akan lebih mudah bisa sering bermain puzzle dan rubik.




Fungsi Tes Potensi Akademik Bappenas

TPA BAPPENAS merupakan tes psikologi yang digunakan untuk mengukur kegesitan mental seseorang ketika berurusan dengan obyek kata (verbal), angka (numeris) dan gambar (figural). Secara psikologi dipercaya bahwa terdapat batas minimal tingkat kegesitan mental yang harus dimiliki seseorang sehingga ia berpeluang-besar berhasil menangani masalah yang bersifat intelektual. Karena itulah, TPA kerap dipergunakan dalam penyeleksian mahasiswa baru dan penyeleksian karyawan atau pegawai baru, bahkan untuk penyeleksian pimpinan suatu institusi negeri/swasta. TPA digunakan dalam SMNPTN untuk S1 sejak tahun 2009 dan digunakan dalam SNMPTN tertulis untuk S1 sejak tahun 2012. Selain digunakan dalam penyaringan mahasiswa, TPA juga digunakan dalam penyeleksian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Di kalangan peserta tes CPNS, TPA kerap disebut psikotest.


Score Tes Potensi Akademik Bappenas

Dalam test TPA score terendah adalah 200 dan tertinggi 800. Agar dapat lulus TPA peserta harus memiliki nilai minimal 500. Tidak ada pengurangan score karena salah menjawab jadi bila masih kosong sebaiknya diisi ngawur, barangkali saja jawabannya benar.


Pelajari kesemua jenis soal Tes Potensi Akademik Bappenas tersebut secara runtut dan teliti satu demi satu. Anda amat disarankan untuk mendapatkan sebuah konsep pengerjaan yang mampu diterapkan untuk berbagai macam persoalan. Kendati sulit, soal TPA bukan berarti tidak bisa dipecahkan. Kemauan, rajin berlatih, serta kedisiplinan tentu saja sangat dibutuhkan untuk sukses melewati tes yang terkenal sulit ini. Semoga, dengan informasi di atas, Anda mampu mendapatkan tanda lulus ujian soal Tes Potensi Akademik Bappenas.
 



Tes Potensi Akademik Bappenas